Terlantar Selama 155 Hari

Ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri. Betapa menderitanya diterlantarkan selama 155 hari. Bukan waktu yang singkat memang, tapi itulah kenyataannya. Kenyataan yang di alami sendiri oleh blog saya :lol: *maaf, anda telah tertipu*

Entah apa yang meracuni fikiran saya sehingga tega menelantarkan blog saya yang sudah lama saya rintis ini. Ampunkanlah dosa ku :mrgreen: Setelah 155 hari nan gersang ini baru bisa ngupdate blog. Sedih aja rasanya ninggalin apa yang udah kita ciptain :)

Mungkin karena suatu hal yang terlalu menyibukkan diri atau diri yang terlalu menyibukkan suatu hal maka blog saya ini seperti anak yatim piatu yang terlunta-lunta di tengah gurun sahara :D

So, mulai saat ini saya mohon dukungannya untuk terus menegakkan dunia jurnalistik, yang di mulai dari kehidupan sendiri tentunya. Sesuai dengan motto blog saya yang baru,

To Share Life, Love, and Happiness.

Always…

& Komentar

  1. Klao dilihat foto mbak Fivy orange cuantik n kreatif, met kenal ma aQ, Kata Mbak LIONG salah satu Mahasiswi UMM jur Psikologi biasa panggil aQ dgn sebutan “Mbah nang” asli dr kota Brem…..

  2. waduh, sekate2 :) terlantar ampe ratusan hari hehehe

  3. HAahuhuaHAUhauHAUhuHAuhahAhauhA…

    uhuk uhuk

  4. waduh….kasihan ya blognya…. :mrgreen:

  5. mari melihat kedalam hati mu sahabatku, sudah berapa banyak waktu yang digunakan untuk mensyukuri nikmat Allah yang diberikan untuk mu, seperti bumi mingitari matahari menghimpun waktu tahun demi tahun tanpa kenal lelah, semoga begitu berarti hidup ini tanpa kesia-siaan

  6. Hey very nice blog!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I will bookmark your blog and take the feeds also…


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar