Ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri. Betapa menderitanya diterlantarkan selama 155 hari. Bukan waktu yang singkat memang, tapi itulah kenyataannya. Kenyataan yang di alami sendiri oleh blog saya
*maaf, anda telah tertipu*
Entah apa yang meracuni fikiran saya sehingga tega menelantarkan blog saya yang sudah lama saya rintis ini. Ampunkanlah dosa ku
Setelah 155 hari nan gersang ini baru bisa ngupdate blog. Sedih aja rasanya ninggalin apa yang udah kita ciptain
Mungkin karena suatu hal yang terlalu menyibukkan diri atau diri yang terlalu menyibukkan suatu hal maka blog saya ini seperti anak yatim piatu yang terlunta-lunta di tengah gurun sahara
So, mulai saat ini saya mohon dukungannya untuk terus menegakkan dunia jurnalistik, yang di mulai dari kehidupan sendiri tentunya. Sesuai dengan motto blog saya yang baru,
To Share Life, Love, and Happiness.
Always…
9 Tanggapan
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan sebuah tanggapan







Klao dilihat foto mbak Fivy orange cuantik n kreatif, met kenal ma aQ, Kata Mbak LIONG salah satu Mahasiswi UMM jur Psikologi biasa panggil aQ dgn sebutan “Mbah nang” asli dr kota Brem…..
makasi. sering mampir yak
waduh, sekate2
terlantar ampe ratusan hari hehehe
HAahuhuaHAUhauHAUhuHAuhahAhauhA…
uhuk uhuk
saba gan
waduh….kasihan ya blognya….
kasian mana dr saia yg ceking inimari melihat kedalam hati mu sahabatku, sudah berapa banyak waktu yang digunakan untuk mensyukuri nikmat Allah yang diberikan untuk mu, seperti bumi mingitari matahari menghimpun waktu tahun demi tahun tanpa kenal lelah, semoga begitu berarti hidup ini tanpa kesia-siaan
Hey very nice blog!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I will bookmark your blog and take the feeds also…